Sistem ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas persoalan pengambilan keputusan dalam tata susunan organisasi ekonomi untuk menjawab persoalan-persoalan ekonomi serta untuk mewujudkan tujuan nasional negara. Persoalan-persoalan ekonomi adalah masalah transformasi atau pengolahan alat-alat/sumber pemuas kebutuhan, yang berupa faktor-faktor produksi yaitu tenaga kerja, modal, sumber daya alam dan keterampilan menjadi barang dan jasa.
Menurut Dumairy (1996), Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suat tatanan kehidupan, selanjutnya dikatakannya pula bahwa suatu sistem ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan falsafah, padangan dan pola hidup masyarakat tempatnya berpijak. Sedangkan menurut pendapat Sanusi, sistem ekonomi merupakan suatu organisasi yang terdiri dari sejumlah lembaga/pranata (ekonomi, sosial dan ide) yang saling mempengaruhi yang ditujukan ke arah pemecahan masalah pokok setiap perekonomian... produksi, distribusi, konsumsi. Ahli lain yang mengungkapkan tentang derfinisi dari sistem ekonomi Sheridan (1998), economic system refers to the way people perform economic activities in their search for personal happiness.
Sistem ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsur saja dalam suatu supra sistem kehidupan masyarakat. Sistem ekonomi merupakan bagian dari kesatuan ideologi kehidupan masyarakat di suatu negara.
Secara umum, sistem perekonomian yang dianut oleh setiap negara digolongkan menjadi empat kelompok, yaitu sebagai berikut.1. Sistem Ekonomi Tradisional
Adalah suatu tata cara pengaturan kehidupan perekonomian yang didasarkan pada kebiasaan secara turun temurun.
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional :
a. aturan yang dipakai adalah aturan tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan
b. kehidupan masyarakatnya sangat sederhana
c. kehidupan gotong-royong dan kekeluargaan sangat dominan
d. teknologi produksi yang digunakan masih sangat sederhana
Kelebihan sistem ekonomi tradisional :a. Rendahnya tingkat persaingan
b. Aktivitas ekonomi tidak berdasarkan target
c. Tidak mementingkan diri sendiri
d. Karena tidak ada beban masyarakat terhindar stress
Kelemahan sistem ekonomi tradisional :
a. Teknologi yang digunakan masih rendah
b. Rendahnya tingkat efisiensi
c. Kualitas barang relatif rendah
d. Dinamika masyarakat relatif lambat
2. Sistem Ekonomi Sosialis atau Komando
Adalah suatu tata cara pengaturan seluruh kehidupan yang didasarkan pada sentralisasi (keterpusatan) yang dilakukan oleh pemerintah pusat.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi komando adalah Karl Marx. Ia adalah seorang ahli filsafat berkebangsaan Jerman. Bukunya yang terkenal berjudul Das Capital. Dalam sistem ekonomi komando, semua kegiatan ekonomi diatur dan direncanakan oleh pemerintah. Pihak swasta tidak memiliki kewenangan dalam kegiatan perekonomian. Semua permasalahan perekonomian yang meliputi what, how, dan for whom semuanya dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat sehingga semua alat produksi dikuasai oleh pemerintah. Sistem ekonomi komando banyak dianut oleh negara-negara di Eropa Timur dan Cina.
Ciri-ciri sisem ekonomi komando :
a. semua permasalahan ekonomi dipecahkan oleh pemerintah pusat;
b. kegiatan ekonomi yang meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi diatur oleh negara;
c. semua alat produksi dikuasai oleh negara sehingga kepemilikan oleh individu atau pihak swasta tidak diakui.
Kelemahan sistem ekonomi komando ;a. Hak milik perseorangan tidak diakui
b. Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga Negara tidak berkembang
c. Masyarakatnya bersifat materialis
d. Individu atau masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam berusaha
e. Jalir birokrasi yang panjang sehingga mempersulit dalam pengambilan keputusan
3. Sistem Ekonomi Liberal atau Pasar
Adalah suatu tata cara pengaturan kehidupan perekonomian yang didasarkan mekanisme pasar yaitu kekuatan antara permintaan dan penawaran pasar.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi pasar adalah Adam Smith. Bukunya yang terkenal berjudul The Wealth of Nation. Adam Smith menyatakan bahwa “perekonomian akan berjalan dengan baik apabila pengaturannya diserahkan kepada mekanisme pasar atau mekanisme harga”. Teori ini kemudian dikenal dengan sebutan The Invisible Hands. Sistem ekonomi pasar banyak dianut oleh negara Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Ciri-ciri sistem ekonomi pasar :
a. setiap individu memiliki kebebasan untuk memiliki faktor-faktor produksi;
b. perekonomian diatur oleh mekanisme pasar;
c. peranan modal dalam perekonomian sangat menentukan bagi setiap individu untuk menguasai sumber-sumber ekonomi sehingga dapat menciptakan efisiensi;
d. peranan pemerintah dalam perekonomian sangat kecil;
e. hak milik atas alat-alat produksi dan distribusi merupakan hak milik perseorangan yang dilindungi sepenuhnya oleh negara.
Kelebihan sistem ekonomi pasar :
a. Persaingan mendorong pelaku ekonomi untuk maju, dinamis dan bertindak efisien
b. Kreatif individu atau masyarakat meningkat dan mendorong adanya inovasi
c. Setiap individu bebas memilih pekerjaan yang sesuai
d. Produksi didasarkan pada kebutuhan
Kelemahan sistem ekonomi pasar :
a. Terjadinya kesenjangan antara yang kaya dan miskin
b. Persaingan mengakibatkan yang kuat(kaya) cenderung menindas yang lemah(miskin)
c. Persaingan dapat menimbulkan monopoli
d. Semakin sulitnya pemerataan pendapatan
e. Semakin memungkinkan terjadinya krisis ekonomi
4. Sistem Ekonomi Campuran
Adalah sistem ekonomi yang lahir sebagai alternatif dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Sistem ekonomi campuran ini mengambil kelebihan dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Dalam sistem ekonomi campuran, persoalan organisasi ekonomi sebagian dipecahkan melalui mekanisme pasar dan sebagian lagi dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat.
Sistem ekonomi campuran pada umumnya diterapkan oleh negara-negara berkembang atau negara-negara dunia ke tiga.Beberapa negara di antaranya cukup konsisten dalam meramu sistem ekonomi campuran, dalam arti kadar kapitalisnya selalu lebih tinggi (contoh Filipina) atau bobot sosialismenya lebih besar (contoh India
Ciri-ciri sistem ekonomi campuran :
a. hak milik individu atas faktor-faktor produksi diakui, tetapi ada pembetasan dari pemerintah;
b. kebebasan bagi individu untuk berusaha tetap ada sehingga setiap individu memiliki hak untuk mengembangkan kreativitasnya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya;
c. kepentingan umum lebih diutamakan;
d. campur tangan pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor-faktor yang menguasai hajat hidup orang banyak.
Kelemahan sistem ekonomi campuran :a. Sukar menentukan batas wilayah kegiatan ekonomi yang diatur oleh mekanisme pasar dan oleh pemerinah
b. Kesukaran pemerintah mengenaibatas nilai produksi dan kekayaan yang dimiliki seseorang
c. Dalam prakteknya lebih mengutamakn efisiensi daripada nilai-nilai dan norma dalam masyarakat
Sumber :
Oman, Asep ; Nurjaka : Intisari Ekonomi : Ringkasan Materi Lengkap Disertai Contoh Soal-Jawab dan Latihan UAN,Cet 3 Ed. Rev.Bandung : Pustaka Setia, 2003.
http://gurumuda.com/bse/pengertian-dan-macam-macam-sistem-ekonomi 2/27/2011/9:05 PM
http://organisasi.org/ciri-ciri-sistem-ekonomi-pancasila-di-indonesia-belajar-sambil-browsing-internet 3/5/2011/12:43 AM




Tidak ada komentar:
Posting Komentar