Daftar Blog Saya

Jumat, 04 Maret 2011

SISTEM EKONOMI INDONESIA

Posted at 11.53 by mui

Pergulatan pemikiran tentang sistim ekonomi apa yang sebaiknya di diterapkan Indonesia telah dimulai sejak Indonesia belum mencapai kemerdekaannya. Sampai sekarang pergulatan pemikiran tersebut masih terus berlangsung, hal ini tecermin dari perkembangan pemikiran tentang sistim ekonomi pancasila (SEP). Menurut Sri-Edi Suwasono (1985), pergulatan pemikiran tentang SEP pada hakikatnya merupakan dinamika penafsiran tentang pasal-pasal ekonomi dalam UUD 1945.
Menurut Mubyarto, SEP adalah sistem ekonomi yang bukan kapitalis dan juga sosialis. Salah satu perbedaan SEP dengan kapitalis atau sosialis adalah pandangan tentang manusia. Dalam sistem kapitalis atau sosialis, manusia dipandang sebagai mahluk rasional yang memiliki kecenderungan untuk memenuhi kebutuhan akan materi saja. Sedangkan konsep Emil Salim tentang SEP sangat sederhana, yaitu sistem ekonomi pasar dengan perencanaan. Menurut Emil Salim, di dalam sistem tersebutlah tercapai keseimbangan antara sistem komando dengan sistem pasar. “lazimnya suatu sistem ekonomi bergantung erat dengan paham-ideologi yang dianut suatu negara”. Sumitro Djojohadikusumo dalam pidatonya di hadapan School of Advanced International Studies di Wasington, AS Tanggal 22 Februari 1949, menegaskan bahwa yang dicita-citakan bangsa Indonesia adalah suatu macam ekonomi campuran. Lapangan-lapangan usaha tertentu akan dinasionalisasi dan dijalankan oleh pemerintah, sedangkan yang lain-lain akan terus terletak dalam lingkungan usaha swasta.

Di Indonesia totalitas tata kehidupan ekonomi diatur berdasarkan pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi sebagai berikut :
·         Ayat 1 : Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan
·         Ayat 2 : Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat orang banyak dikuasai negara
·         Ayat 3 : Bumi, air dan segala kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat
Bung Hatta selain sebagai tokoh Proklamator bangsa Indonesia, juga dikenal sebagai perumus pasal 33 UUD 1945. bung Hatta menyusun pasal 33 didasari pada pengalaman pahit bangsa Indonesia yang selama berabad-abad dijajah oleh bangsa asing yang menganut sitem ekonomi liberal-kapitalistik. Penerapan sistem ini di Indonesia telah menimbulkan kesengsaraan dan kemelaratan, oleh karena itu menurut Bung Hatta sistem ekonomi yang baik untuk diterapkan di Indonesia harus berasakan kekeluargaan. Demikian pasal di ataslah yang banyak mendominasi pemikiran SEP.
Sistem Ekonomi Pancasila memiliki empat ciri yang menonjol, yaitu :
1. Yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah negara / pemerintah. Contoh hajad hidup orang banyak yakni seperti air, bahan bakar minyak / BBM, pertambangan / hasil bumi, dan lain sebagainya.
2. Peran negara penting namun tidak dominan,  begitu juga dengan peranan pihak swasta yang posisinya penting namun tidak mendominasi. Sehingga tidak terjadi kondisi sistem ekonomi liberal maupun sistem ekonomi komando. Kedua pihak yakni pemerintah dan swasta hidup beriringan, berdampingan secara damai dan saling mendukung.
3. Masyarakat adalah bagian yang penting di mana kegiatan produksi dilakukan oleh semua untuk semua serta dipimpin dan diawasi oleh anggota masyarakat.
4. Modal atau pun buruh tidak mendominasi perekonomian karena didasari atas asas kekeluargaan antar sesama manusia.

Sumber :
3/5/2011/12:43 AM

3/4/2011/9:00 PM

2/27/2011/6:34 PM

http://www.google.co.id/imgres?imgurl=https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiofPM2nRU_SteyLMAsyl9GouIsgiUJ1mbmyFGzGMTAwZ21xi-O5-pa4rmlJ33z8d0Q1og9lqIuXiCFFBvMlyIgDDkQD3QilIidfSpNauXWM3iZZjBgqNSjxYh2Ebj92WZUvDn3Mv67NkI/s320/pancasila2.jpg&imgrefurl=http://muin-angkat.blogspot.com/2009/08/sistem-perekonomian-pancasila.html&usg=__67G6nJThbkiKYGhzplnsv0UjSbA=&h=224&w=300&sz=13&hl=id&start=4&sig2=aYOtZPvSeuHyRhoeRGV5Yg&zoom=1&itbs=1&tbnid=MmzauvW3NfspmM:&tbnh=87&tbnw=116&prev=/images%3Fq%3Dsistem%2Bekonomi%2Bpancasila%26hl%3Did%26gbv%3D2%26biw%3D1024%26bih%3D517%26tbs%3Disch:1&ei=vkJxTZOvEYuWvAO-muC_AQ 3/5/2011/2:52 AM



Related Post



Tidak ada komentar:

Posting Komentar