Apakah anda tahu kalau ada sekelompok penyakit yang bias ditularkan lewat hubungan seksual . Penyakit-penyakit ini umumnya menyerang orang yang sudah 17 tahun ke atas , tapi bisa juga ditularkan pada semua umur. Berikut beberapa jenis penyakitnya :
1. Sexual outercourse. Kalau jaman dulu orang sudah merasa aman dengan nggak melakukan hubungan seksual dengan sembarang orang, kini terbukti bahwa tanpa hubungan seksual pun dapat tertular “penyakit cinta”, karena teknologi seksual orang sudah sedemikian memungkinkan cara masuk bibit penyakitnya secara tidak lazim.
Luka berdarah pada bagian tubuh manapun akibat kegiatan seksual yang nggak sampai hubungan seksualpun, berpotensi menularkan bibit penyakit. Hal ini dapat berlangsung lewat ciuman, petting, atau necking.
Ini peringatan bagi mereka yang masih tahap pacaran agar tetap waspada, karena sekalipun hanya sexual outercourse, masih mungkin terjangkit penyakit seperti itu. Hal itu mungkin diperoleh pasangan dari pacar sebelumnya.
Penyakit herpes bisa tumbuh pada mulut dan kelamin. Keduanya dapat ditularkan melalui kegiatan seksual wajar maupun full-action. Gejala pada mulut biasanya tampak seperti sariawan. Sedangkan herpes pada kelamin tampak seperti bintil cacar di selaput lendir kemaluan. Kita wajib curiga kalau pasangan sering terlihat gatal di kemaluan atau sariawan di tempat yang sama.
2. Raja Singa. Penyakit ini juga ditularkan lewat hubungan sexual dan dikenal dengan sifilis dan bisa pula diwariskan kepada bayi yang sedang dikandung ibu yang berpenyakit. Ada juga penyakit raja singa yang ditularkan tanpa hubungan sexual disebut penyakit sifilis honoris causa. Penyakit ini berlangsung tahunan. Gejalanya akan timbul luka aneh di kemaluan kemudian kelenjar getah bening di lipatan paha akan bengkak.
3. Air mata buaya pagi hari adalah julukan puitis untuk penyakit kencing nanah, karena gejalanya di pagi hari celana dalam suka ada bekas tetesan nanahnya, akibat suka bertabiat kaya buaya darat. Slain itu, gejala kencing nanah ada yang gatal dan pedih saat buang air kecil, disusul bernanahnya air seni, celana dalam bercak susu, dan tidak enak badan. Jika sudah merasuk ke dalam dapat membuat dinding kemaluan membengkak, merah, dan nyeri.
4. Herpes Genitalis. Ini mirip luka lecet setelah bintil cacar beberapa saat sebelumnya pecah di selaput lendir kemaluan. Luka ini perih dan sering diabaikan. Penyakit ini belum ada obatnya. Herpes dapat diwariskan kepada anak di kandungan dengan cacat tersendiri, seperti halnya bayi sifilis.
5. AIDS. Penyakit ini bukan hanya milik homoseks saja, tapi juga heteroseks. Infeksi menahun oleh virus AIDS prosesnya lamban tapi pasti. Gejala AIDS berbeda pada tiap penderita. Pada yang tubuhnya kuat, mungkin tanpa gejala. Ciri yang lain, tumbuh sejenis tumordan radang paru-paru khusus. Pemeriksaan darah yang dilakukan 3-6 bulan, hasilnya bisa negatif palsu. Artinya, sesungguhnya positif. Ada sedikitnya 6 sumber penular dari tubuh pasien AIDS yang harus kita jauhi, yaitu darah, air mani, air mata, air liur, air seni, dan ASI.
DOF Project Bersama Meraih Mimpi YouTube
5 tahun yang lalu



Tidak ada komentar:
Posting Komentar