Daftar Blog Saya

Jumat, 25 November 2011

MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN

Posted at 00.22 by mui

 sumber gambar :http://www.mantapberjuang.com/img/Manajemen-Keuangan-mantap-berjuang-72425.jpg

Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.
FUNGSI DAN TUGAS MANAJER KEUANGAN :
1. Merencanakan dan menganalisa pembelanjaan perusahaan
2. Mengatur struktur aktiva (struktur kekayaan perusahaan)
3. Mengatur struktur finansial
4. Mengatur struktur modal

Tugas lain Manajer keuangan adalah menyediakan Laporan keuangan (Neraca, Laporan Rugi/Laba, dan Laporan Perubahan Modal).Laporan Keuangan ini sangat penting, karena dibutuhkan oleh berbagai pihak, yaitu :
1. Pemilik perusahaan (pemegang saham)
2. manajer (pimpinan perusahaan)
3. Para Investor
4. Para Kreditur
5. Karyawan
6. Pemerintah
Perusahaan mengadakan investasi dalam aktiva tetap dengan harapan memperoleh kembali dana yang diinvestasikan tersebut seperti halnya pada aktiva lancar. Perbedaannya adalah pada jangka waktu. Cara kembalinya dana yang diinvestasikan dalam kedua golongan aktiva tersebut.
Keseluruhan proses perencanaan dan pengambilan keputusan mengenai dana dimana jangka waktu kembalinya dana tersebut melebihi waktu satu tahun disebut penganggaran modal atau Capital Budgeting.
Menurut Andrew Graham dari School of Policy Studies Queens University:
“Capital Budgeting is a process used to evaluate investments in long-term or capital assets”.
Capital assets adalah aset yang dimiliki perusahaan dengan usia atau masa pemanfaatan lebih dari setahun. Biasanya dana atau biaya yang dikelola untuk menangani aset ini sangat besar. Sehingga teknik penganggaran modal ini sifatnya sangat penting.
Dalam konteks sebuah negara atau pemerintahan, penganggaran modal memiliki implikasi dua hal yaitu sebagai instrumen kebijakan fiskal dan untuk meningkatkan kekayaan bersih dari pemerintah. Dan untuk hal-hal terlentu merupakan alat pembangunan daerah. Fungsi dari melakukan Capital Budgeting antara lain untuk mengidentifikasi investasi yang potensial. Apabila telah ditemukan, teknik ini dapat pula digunakan untuk memilih alternative investasi. Setelah dipilih, kemudian dapat dilakukan audit dalam pelaksanaannya.
Secara umum, capital budgeting memiliki arti penting berupa:
1. Jangka waktu tertanamnya aset yang lama membuat perusahaan perlu memikirkan sumber dana lain bagi kebutuhan yang lain.
2. Investasi dalam aktiva tetap menyangkut dua hal:
a. BiIa investasi yang terlampau besar akibatnya adalah banyak peralatan yang tidak beroperasi.
b. Bila investasi yang terlampau kecil sehingga kekurangan peralatan akibatnya adalah perusahaan bekerja dengan harga pokok yang terlalu tinggi sehingga mengurangi daya saing.
3. Pengeluaran dana untuk keperluan tersebut biasanya meliputi jumlah yang besar yang tidak bisa diperoleh dalam jangka waktu yang pendek atau sekaligus, sehingga perlu adanya ketelitian dalam melakukan perhitungan.
4. Kesalahan dalam melakukan penghitungan berarti berakibat panjang sehingga kerugian besar pasti terjadi.
MACAM PENGANGGARAN MODAL
Penggolongan usul Investasi dapat diterapkan dalam:
a. Investasi Penggantian
b. Investasi Penambahan Kapasitas
c. Investasi Penambahan Jenis Produk baru
Termasuk dalam golongan investasi penambahan kapasitas adalah: usul-usul penambahan jumlah mesin dan pembukaan pabrik baru.
Investasi penambahan kapasitas sering juga bersifat sebagai investasi penggantian.
Dengan sendirinya tingkat ketidakpastian pada investasi penambahan kapasitas lebih besar daripada investasi penggantian.
Berdasarkan ukuran yang ditetapkan perusahan dapat dipilih usul-usul proyek mana yang dapat diterima dan mana yang ditolak dan mana yang ditunda.
PENILAIAN INVESTASI
Ada empat metode penilaian usul-usul investasi yaitu:
1) Payback Period
2) Net Present Value
3) Profitability Index
4) Internal Rate of Return
• PAYBACK PERIOD adalah periode yang diperlukan untuk dapat menutup kembali pengeluaran investasi yang menggunakan aliran cash netto/proceed. Waktu yang diperlukan agar dana yang ditanam pada suatu investasi dapat diperoleh kembali seluruhnya.
Rumus yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:
Outlay x 1 tahun
Payback Period =
Proceed

Dimana:
Outlay = Jumlah uang yang dikeluarkan atau investasi
Proceed = Jumlah uang yang ditenima

Contoh :
PD. Semakin Jaya melakukan investasi sebesar $.45.000, jumlah proceed per tahun adalah $. 22.500,- maka Payback Periodnya adalah:
45.000 x 1 tahun
Payback Period = = 2 tahun
22.500

Sehingga nilai Payback Period adalah dua tahun. Artinya dana yang tertanam dalam aktiva sebesar $. 45.000 akan dapat diperoleh kembali dalam jangka waktu dua tahun.

Apabila investor dihadapkan pada dua pilihan investasi, maka pilih payback period
yang paling kecil.
• Net Present Value adalah selisih Present Value dari keseluruhan Proceed dengan Present Value dari keseluruhan investasi.
• Bila present value proceed lebih besar atau sama dengan present value
investasi maka usul investasi diterima.
• Bila present value proceed lebih kecil present value investasi maka usul
investasi ditolak.
Rumus yang dapat digunakan adalah:
NPV = - Io

Dimana:
CF = Cashf low = Proceeds = jumlah uang yang diterima
i = Tingkat Bunga
n = Periode Waktu
lo = Nilai lnvestasi awal ( tahun 0)

Contoh :
PD. Maju Jaya melakukan investasi sebesar Rp. 45.000,-
Proceed adalah selama tiga tahun adalah Rp. 22.500,-.Tingkat suku bunga 10 maka Net Present Valuenya adalah:
Rp.22.500 Rp.22.500 Rp 22.500
Net Present Value = + +
(1+10%)1 (1+10%)2 (1+10%)3
20.454,5 + 18.595 + 16.904 = Rp 55.953,58 – Rp 45.000 = Rp. 10.954,-
Usul diterima, karena PD. Maju Jaya memiliki nilai NPV positif, yaitu Rp.10.954. Apabila nilai NPV PD. Maju Jaya negatif maka proyek tersebut akan ditolak.
• PROFITABILITY INDEX (PI)
Merupakan metode perhitungan kelayakan investasi yang membagi antara Present Value dari Proceeds dengan Present Value dari Outlays. Bila hasilnya Iebih besar dari 1 maka investasi diterima. Bila hasilnya kurang dari 1, maka investasi ditolak.
Rumus yang digunakan adalah:
PV Proceeds
Profitability Index =
PV Outlays
Dimana :
PV = Present Value
Outlay = Jumlah uang yang dikeluarkan atau investasi
Proceeds = Jumlah uang yang diterima

Untuk PD. Maju Jaya, nilai profitability indexnya adalah:
Rp. 164.430
Profitability Index = =1,37
Rp. 120.000

PD. Maju Jaya memiliki nilai Profitability Index sebesar 1,37. Nilai tersebut lebih besar dari 1 sehingga investasi dari PD. Maju Jaya dapat diterima.
Syarat investasi Iayak adalah apabila nilai Profitability Index Iebih besar dari satu, sedangkan bila kurang dari satu, maka investasi ditolak.
• INTERNAL RATE OF RETURN (IRR)
Internal Rate of Return adalah tingkat bunga yang akan menjadikan jumlah nilai sekarang dari proceeds sama dengan nilai sekarang dari outlay.
Rumus yang dapat digunakan dalam IRR adalah:
P2 – P1
IRR = P1 – C1 x
C2 – C1
Dimana:
P1 = nilai persentasi (i) yang menghasilkan NPV positif
P2 = nilai persentasi (i) yang menghasilkan NPV negatif
C1 = NPV positif
C2 = NPV negative

Contoh 7:
Tuan Yatna Supriyatna memiliki sebidang tanah yang akan dibangun sebuah usaha yaitu Pabrik Susu. Adapun nilai investasi Tuan Yatna adalah Rp.640 juta. Proyek penerimaan untuk kedua usaha adalah sebagai berikut:


Tahun
Pabrik Susu
1 Rp. 50 Juta
2 Rp. 150 Juta
3 Rp. 200 Juta
4 Rp. 250 Juta
5 Rp. 300 Juta
6 Rp. 350 Juta


Berapakah nilai IRR-Pabrik Susu tersebut?

Pembahasan:
IRR = P1 – C1 x
Dimana:
P1 adalah presentasi yang menghasilkan NPV Positif
P2 adalah presentasi yang menghasilkan NPV Negatif
C1 adalah NPV Positif
C2 adalah NPV Negatif

Gunakan metode coba-coba. Misalnya nilai P1 adalah 19%. Maka nilai C1 adalah:
Besarnya PV dapat dilihat dan tabel Present Value Interest Factor (tabel Ill) sebagai berikut:
Tahun Cashflow PVIF (19%) PV
1 Rp. 50 Juta 0,840 Rp. 42,02 Juta
2 Rp. 150 Juta 0,706 Rp. 105,92 Juta
3 Rp. 200 Juta 0,593 Rp. 118,68 Juta
4 Rp. 250 Juta 0,499 Rp. 124,67 Juta
5 Rp. 300 Juta 0,419 Rp. 125,71 Juta
6 Rp. 350 Juta 0,352 Rp. 123,25 Juta
Total PV Rp. 640,26 Juta

NPV = PV Proceed — PV Outlays
NPV = Rp. 640,26 juta — Rp. 640 juta
NPV = Rp. 260.000
Nilai P1 dan C1 telah diketahui yaitu :
P1 adalah 19%
C1 adalah Rp.260.000
Sedangkan untuk mencari nilai C2, kita gunakan P2 misalnya 20%, sehingga nilai P2 dan C2 adalah:
Tahun Cashflow PVIF (20%) PV
1 Rp. 50 Juta 0,833 Rp. 41,67 Juta
2 Rp. 150 Juta 0,694 Rp. 104,17 Juta
3 Rp. 200 Juta 0,579 Rp. 115,74 Juta
4 Rp. 250 Juta 0,482 Rp. 120,56 Juta
5 Rp. 300 Juta 0,402 Rp. 120,56 Juta
6 Rp. 350 Juta 0,402 Rp. 117,21 Juta
Total PV Rp. 619,91 Juta

NPV = PV Proceed – PV Outlays
NPV = Rp.619,91 juta – Rp.640 juta
NPV = Rp.20,09 juta


P2 – P1
IRR = P1 - C1 x
C1 – C2

20% - 19%
IRR = 19% - 0,26 x = 19% + 0,01% = 19,01%
- 20,09 - 0,26
Sehingga IRA dan Pabrik Susu Tuan Yatna adalah 19,01%
Arus Kas Masuk
Aliran kas masuk netto (Net cash inflow), yaitu aliran uang tunai masuk sebagai hasil dari investasi baru dan sering pula disebut net cash proceeds/proceeds. Laporan arus kas (cash flow statement) adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang (kas) perusahaan.
Arus kas masuk dan keluar yang didiskontokan pada saat ini (present value (PV)). yang dijumlahkan selama masa hidup dari proyek tersebut dihitung dengan rumus:

dimana:
t : waktu arus kas
i : adalah suku bunga diskonto yang digunakan
Rt : arus kas bersih (the net cash flow) dalam waktu t
Metode Average Rate of return
Kelebihan metode ini adalah:
• Sederhana dan mudah dimengerti.
• Metode ini menggunakan data akuntansi yang sudah tersedia sehingga tidak memerlukan perhitungan tambahan.
Kelemahan utama dari metode ini adalah:
• Tidak memperhitungkan “time value of money”.
• Menitikberatkan pada laba akuntansi dan bukan pada arus kas dar yang besangkutan.
• Merupakan pendekatan jangka pendek dengan menggunakan angka rata-rata yang dapat menyesatkan.
• Kurang memperhitungkan jangka waktu investasi.

Setiap perusahaan membutuhkan dana agar bisa terus beroperasi karenan kegagalan dalam membayar pemasok dapat membuat bangkrutnya usaha. perusahaan membutuhkan dana yang tidak saja dapat dipenuhi oleh kemampuan modal Aawal dari pemilik serta kemampuannya dalam menghasilakn laba, tetapi juga dana dari luar perusahaan seiring dengan perkembangan kemajuan usahanya.

sumber diambil pada 25Nov2011 14:16 s.d 15.20
http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/2060429-fungsi-dan-tugas-manajer-keuangan/#ixzz1ehVFLoIO
http://organisasi.org/definisi-pengertian-manajemen-keuangan-tugas-pokok-dan-tujuan-manajer-keuangan-perusahaan
http://xa.yimg.com/kq/groups/23378711/2124412543/name/kwul+lanjt+10+-+13+UCE.doc
http://www.perfspot.com/docs/doc.asp?id=84710 

Related Post



Tidak ada komentar:

Posting Komentar