SIFAT-SIFAT PRODUKSI
Sifat-sifat atau ciri-ciri proses produksi yang terus-menerus (continuous process / manufacturing) ialah :
1. produk yang dihasilkan dalam jumlah yang besar (produksi massa) dengan variasi yang sangat kecil dan sudah distandardisir.
2. menggunakan sistem atau cara penyusunan peralatan berdasarkan urutan pengerjaan dari produk yang dihasilkan.
3. Mesin-mesin yang dipakai dalam proses produksi seperti ini adalah mesin-mesin yang bersifat khusus untuk menghasilkan produk tersebut, yang dikenal dengan nama Special Purpose Machines.
4. Oleh karena mesin-mesinnya bersifat khusus dan variasi dari produknya kecil maka job structurenya sedikit dan jumlah tenaga kerjanya tidak perlu banyak.
Sifat-sifat atau ciri-ciri dari proses produksi yang terputus-putus (intermitten process / manufacturing) ialah :
1. produk yang dihasilkan dalam jumlah yang sangat kecil dengan variasi yang sangat besar (berbeda) dan didasarkan atas pesanan.
2. menggunakan sistem, atau cara penyusunan peralatan berdasarkan atas fungsi dalam proses produksi atau peralatan yang sama dikelompokkan pada tempat yang sama, yang disebut dengan process lay out atau departmentation by equipment.
3. Mesin-mesin yang dipakai dalam proses produksi seperti ini adalah mesin-mesin yang bersifat umum yang dapat digunakan untuk menghasilkan bermacam-macam produk dengan variasi yang hampir sama, mesin mana dikenal dengan nama General Purpose Machines.
4. Oleh karena mesin-mesin bersifat umum dan variasi dari produknya besar, maka terhadap pekerjaan (job) yang bermacam-macam menimbulkan pengawasan (control) nya lebih sukar.
PENGERTIAN PRODUKSI SECARA UMUM
Produksi adalah upaya atau kegiatan untuk menambah nilai pada suatu barang.
PENGERTIAN PRODUKSI SECARA EKONOMI
Para ahli ekonomi mendefinisikan produksi sebagai “menghasilkan kekayaan melalui eksploitasi manusia terhadap sumber-sumber kekayaan lingkungan” Atau bila kita artikan secara konvensional, produksi adalah proses menghasilkan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa dengan menggunakan sumber daya yang ada
5 TANGGUNG JAWAB KEPUTUSAN UTAMA
Adapun dalam kerangka kerja pengambilan keputusan,bidang produksi dan operasi mempunyai lima tanggung jawab keputusan utama, yaitu : proses, kapasitas, persedian, tenaga kerja dan kualitas.
PROSES
• Dalam kategori ini mementukan proses fisik atau fasilitas yang digunakan untuk memproduksikan produk berupa barang atau jasa. Keputusan mencakup jenis peralatan dan teknologi, arus dari proses, tata letak (lay-out) dari peralatan dan seluruh aspek dari fisik pabrik atau fasilitas jasa pelayanan. Dalam penetapan keputusan tentang proses ini, perlu dipilih apakah perusahaan memilih proses lini atau proses intermiten ataupu proyek. Di samping itu juga harus diputuskan tentang pemilihan membuat sendiri atau membeli. Dalam pemelihan mesin harus diputuskan tentang penggunaan mesin-mesin khusus atau mesin-mesin yang bersifat umum. Dan terakhir menetapkan keputusan tentang tata letak yang dipilih.
KAPASITAS
• Keputusan kapasitas dimaksud untuk memberikan besarnya jumlah kapasitas yang tepat dan penyedia pada waktu yang tepat. Perencanaan kapsitas tidaklah hanya menentukan besarnya peralatan atau fasilitas, tetapi juga kebutuhan yang sebenarnya dari tenaga kerja dalam produksi dan operasi. Tingkat kebutuhan akan tenaga kerja ditentukan agar dapat dipenuhinya kebutuhan permintaan pasar akan produk yang dihasilkan serta keinginan untuk dapat memelihara kestabilan jumlah tenaga kerja.
PERSEDIAAN
• Membuat keputusan-keputusan dalam bidang produksi dan operasi, mengenai apa yang dipesan, berapa banyak pesanannya dan kapan pesanan dilakukan. Para manajer itu mengelola system logistic dari pembelian akan bahan baku, barang dalam proses dan persediaan barang jadi.
TENAGA KERJA
• Keputusan yang menyangkut tenaga kerja menyangkut seleksi, penggajian, pelatihan, penempatan dan penyeliaan atau suvervisi. Keputusan-keputusan yang harus diambil dalam hubungannya dengan tenaga kerja antara lain memilih apakah menekankan pada perancangan tugas-tugas yang membutuhkan tenaga-tenaga spesialis atau keterampilan bersifat umum. Selain itu perlu diambil keputusan mengenai balas jasa apakah dengan system pembayaran upah harian atau dengan system insentif.
KUALITAS
• Keputusan dalam kualitas harus dapat menjamin bahwa mutu tetap dijaga dan dibangun pada seluruh tingkat produksi dan operasi, dengan cara standar harus dibuat, p[eralatan harus dirancang dan dibangun, orang-orangnya harus terlatih dan produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan harus diperiksa dan diinspeksi kualitasnya
sumber :
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/18558/3/Chapter%20II.pdf
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/pengantar_bisnis/Bab_6.pdf
http://id.shvoong.com/business-management/business-ideas-and-opportunities/2041153-pengertian-produksi/
http://zonaekis.com/pengertian-produksi
http://adamramdani.blogdetik.com/2010/03/28/manajeman-operasioal/
DOF Project Bersama Meraih Mimpi YouTube
5 tahun yang lalu



Tidak ada komentar:
Posting Komentar